Penyebab Gagalnya Penggunaan Pupuk Organik

Penyebab masih banyaknya petani yang lebih suka menggunakan pupuk kimia salah satunya adalah karena pengalaman mereka yang gagal produksi karena menggunakan pupuk organik. Padalah pupuk organik adalah suatu keharusan yang mendekati mutlak untuk petani di Indonesia karena alam menyediakan sesuatu yang baik yang tidak merusak lingkungan. Disamping harga pupuk kimia yang cenderung naik dan terkadang langka. Pupuk organik cenderung lebih murah dan tidak berdampak samping yang merugikan.

Saya mencoba mencermati keluhan dari para petani dan teman2 yang kecewa menggunakan pupuk organik, ternyata setelah diteliti umumnya kesalahan yang dilakukan para pengeluh itu adalah:

  1. Tidak disiplin mengikuti ketentuan penggunaan dalam hal takaran dan dosis.
  2. Tidak memperhatikan bahwa Pupuk Organik cair tetap memerlukan pupuk pendamping lain terutama pupuk kompos. Pupuk kimia juga bisa tapi disarankan dibawah 50%
  3. Tidak memperhatikan wadah untuk pengenceran, wadah yang tercemar bahan kimia, umumnya bekas wadah utk mengaduk bahan insektisida. Pupuk Organik cair terdiri dari mikroba atau makhluk renik yang sangat terganggu bila media hidupnya tercemar kimia, termasuk deterjen. Jadi harus dicuci dan dibilas hingga yakin bersih.
  4. Tidak memperhatikan alat untuk penyiraman/ penyemprotan. Harus diperhatikan semuanya. Untuk penyiraman maka ember, gayung, alat aduk dan air harus bersih dari zat2 kimia termasuk deterjen. Jadi harus dicuci dan dibilas hingga yakin bersih. Kalau untuk penyemprotan alat semprot TIDAK BOLEH dipakai bergantian dengan alat semprot pestisida.
  5. Perhatikanlah jadwal penggunaan yang disarankan oleh setiap produsen pupuk organik cair. Juga perhatikan waktu penyiraman, lebih baik di sore hari, atau pagi hari pada saat matahari belum terlihat jelas, suasanya cukup terang tapi tidak/ belum ada sorotan sinar matahari langsung.

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah kalau pupuk kimia umumnya standard jadi ketentuan penggunaannya sudah baku. Kalau pupuk organik cair pengguna harus mengikuti ketentuan yang di tulis di label bungkus tabung pupuk cair. Setiap produsen berbeda-beda ketentuannya. Ada yang harus di encerkan dengan air 100 liter, ada yang lebih untuk 1 liter pupuk organik cair. Bahkan ada yang setelah dicairkan langsung disiram/ semprotkan, ada yang harus di tambah bahan-bahan lain dan tunggu hingga 7 atau 14 baru di aplikasikan.

 Nah kalau hal-hal tersebut diatas di perhatikan dengan disiplin maka kesuksesan penggunaan pupuk organik cair akan terjelang.

Anda ada keluhan seputar pupuk organik cair. Silahkan isi komentar

Comments

Popular posts from this blog

Pupuk Kandang - Kotoran Ayam

HA-CO